Sabtu, 20 April 2013

St. Totteringham Day, Hari Raya Pendukung Arsenal


Sepak Bola, sepanjang perjalanannya sejak mulai dimainkan pelajar-pelajar Inggris di era 1800-an hingga ditimang-timang selebritis lapangan hijau yang berlenggak-lenggok dengan sepatu mengkilap di era modern telah meninggalkan banyak jejak langkah, entah jejak dalam hal remeh-temeh seperti evolusi rancangan bentuk stadion hingga makna permainan ini sendiri bagi masing-masing orang yang terlibat atau melibatkan diri didalamnya, katakanlah rivalitas antar pendukung tim. Rivalitas, ya rivalitas, Anda-anda yang tak menyukai permainan ini, mungkin akan geleng-geleng kepala melihat bagaimana sepak bola telah menjadi bagian jiwa bagi orang-orang yang menggilainya hingga dapat menciptakan perseteruan yang rasa-rasanya tak masuk di akal sehat. Bagaimana mungkin permainan yang dimainkan dua puluh dua orang yang sibuk mengejar-ngejar sebuah bola sepak di lapangan rumput dapat menciptakan dampak yang begitu destruktif? Sudah tak terhitung berapa nyawa yang hilang akibat perseteruan-perseteruan antar kelompok pendukung tim-tim permainan ini. Agak kurang kerjaan ya? Tergantung dari sudut pandang mana anda melihatnya.