Selasa, 25 Desember 2012

Pemain Sepak Bola Itu "Bulat"


Pada kesempatan kali ini saya mau buat postingan yang agak berbeda dari biasanya, yah minimal variasi yah #abaikan tapi jangan diabaikan blognya [garing]

Kebetulan tadi baru baca-baca berita di sebuah website terkemuka yang membahas sepak bola, tapi sebelumnya saya juga sudah baca dari sumber lain. Yang isinya seperti ini, ada sebuah pemain yang ingin pindah ke sebuah klub tapi untuk misi pribadi. Tapi nih ya banyak yang mengkritik bahwa pemain ini gak loyal. Memang sih ada benarnya juga kalo segelintir fan sebuah klub mengkritik seperti itu. Menurut saya memang kebanyakan pemain bermain di sebuah klub untuk misi pribadi..terus kenapa segelintir fan tadi mengeluarkan kritikan? Mungkin fan tadi tidak ingin pemain tersebut mainnya asal-asalan tidak menyatu dengan rekan tim yang lain ataupun individualisme karena ingin menonjolkan dirinya sendiri. Tapi kita juga tidak harus menyalahkan pemainnya.. karena, pemain kan dikontrak dalam jangka waktu tertentu dan bebas untuk melanjutkan kontraknya atau memilih tidak melanjutkan.

Kamis, 20 Desember 2012

Mencintai AC Milan Ala Tiziano Crudeli

Pada kesempatan ini saya mau ngasih sebuah tulisan yang berhubungan dengan klub idola saya, AC Milan. Dan karena euforia ulang tahun AC Milan masih panas-panasnya untuk Milanisti walaupun saya telat buat postingan baru, langsung saja nih saya perkenalkan Milanisti yang sangat saya kagumi. Tiziano Crudeli. Di Italia popularitasnya sampai menyaingi Brad Pitt.


Mana Brad Pitt, mana Tiziano Crudeli?

Rabu, 12 Desember 2012

Sepak Bola Dalam Perang

Assalamu'alaikum WR. WB, setelah lebih dari dua minggu belum sempat nulis postingan baru karena berbagai kendala akhirnya hari ini ada juga waktu untuk nulis lagi. sekarang, langsung saja dengan bangga kami persembahkan postingan pertama kami di bulan Desember ini. silahkan dibaca.

Pada Desember 1914, empat bulan setelah Perang Dunia I dimulai, para tentara Jerman dan Britania Raya yang sedang berseteru bersiaga di parit-parit tempat perlindungan masing-masing, bertahan dari cuaca dingin dan hujan salju, dengan sniper yang tetap membidik target hampir di segala penjuru, harapan tampaknya tak lagi ada.

Namun tiba-tiba, sekitar pukul sepuluh malam, setelah desingan-desingan peluru tidak lagi terdengar, suara-suara nyanyian muncul dari tempat perlindungan tentara Jerman,

Stille Nacht! Heil'ge Nacht!
Alles schläft; einsam wacht
Nur das traute hoch heilige Paar.
Holder Knab' im lockigen Haar,
Schlafe in himmlischer Ruh!