Sabtu, 20 April 2013

St. Totteringham Day, Hari Raya Pendukung Arsenal


Sepak Bola, sepanjang perjalanannya sejak mulai dimainkan pelajar-pelajar Inggris di era 1800-an hingga ditimang-timang selebritis lapangan hijau yang berlenggak-lenggok dengan sepatu mengkilap di era modern telah meninggalkan banyak jejak langkah, entah jejak dalam hal remeh-temeh seperti evolusi rancangan bentuk stadion hingga makna permainan ini sendiri bagi masing-masing orang yang terlibat atau melibatkan diri didalamnya, katakanlah rivalitas antar pendukung tim. Rivalitas, ya rivalitas, Anda-anda yang tak menyukai permainan ini, mungkin akan geleng-geleng kepala melihat bagaimana sepak bola telah menjadi bagian jiwa bagi orang-orang yang menggilainya hingga dapat menciptakan perseteruan yang rasa-rasanya tak masuk di akal sehat. Bagaimana mungkin permainan yang dimainkan dua puluh dua orang yang sibuk mengejar-ngejar sebuah bola sepak di lapangan rumput dapat menciptakan dampak yang begitu destruktif? Sudah tak terhitung berapa nyawa yang hilang akibat perseteruan-perseteruan antar kelompok pendukung tim-tim permainan ini. Agak kurang kerjaan ya? Tergantung dari sudut pandang mana anda melihatnya.


Sabtu, 02 Maret 2013

"Brian Kidd? Who?"


Pada tahun 1968, Manchester United dan Benfica akan bertemu di final Piala Champions atau yang sekarang dikenal dengan nama Liga Champions, partai ini menjadi perhatian utama pecinta bola di seluruh dunia kala itu.

foto: thenational
Final Piala Champions 1968:
Manchester United v Benfica

Senin, 21 Januari 2013

Ali Dia, Dikenal Bukan Karena Prestasi


Akhirnya setelah sekian lama sekarang saya bisa buat postingan baru lagi. Dan ini postingan pertama saya di tahun 2013 serta di bulan januari. Mohon maaf untuk keterlambatan postingan barunya. Kali ini saya sedikit bercerita mengenai transfer pemain, mumpung lagi di bulan januari klub-klub eropa lagi sibuk-sibuknya nambah amunisi pemain. Dan cerita kali ini mengenai pemain yang menurut saya “tidak biasa” karena banyak skandal pada saat pemain ini pindah ke klub barunya. Baiklah langsung saja saya persembahkan postingan kali ini. Silahkan dibaca.

Mempunyai nama lengkap Ali Dia, lahir 20 agustus 1965 di Dakar merupakan mantan pemain sepak bola professional Senegal yang penah bermain di Liga Inggris bersama Southampton. Namun ada yang unik kenapa dia bisa bermain di Southampton, dia membuat pengakuan palsu dengan mengidentitaskan diri sebagai sepupu dari mantan legenda Liberia dan AC Milan George Weah.

Ali Dia

Selasa, 25 Desember 2012

Pemain Sepak Bola Itu "Bulat"


Pada kesempatan kali ini saya mau buat postingan yang agak berbeda dari biasanya, yah minimal variasi yah #abaikan tapi jangan diabaikan blognya [garing]

Kebetulan tadi baru baca-baca berita di sebuah website terkemuka yang membahas sepak bola, tapi sebelumnya saya juga sudah baca dari sumber lain. Yang isinya seperti ini, ada sebuah pemain yang ingin pindah ke sebuah klub tapi untuk misi pribadi. Tapi nih ya banyak yang mengkritik bahwa pemain ini gak loyal. Memang sih ada benarnya juga kalo segelintir fan sebuah klub mengkritik seperti itu. Menurut saya memang kebanyakan pemain bermain di sebuah klub untuk misi pribadi..terus kenapa segelintir fan tadi mengeluarkan kritikan? Mungkin fan tadi tidak ingin pemain tersebut mainnya asal-asalan tidak menyatu dengan rekan tim yang lain ataupun individualisme karena ingin menonjolkan dirinya sendiri. Tapi kita juga tidak harus menyalahkan pemainnya.. karena, pemain kan dikontrak dalam jangka waktu tertentu dan bebas untuk melanjutkan kontraknya atau memilih tidak melanjutkan.

Kamis, 20 Desember 2012

Mencintai AC Milan Ala Tiziano Crudeli

Pada kesempatan ini saya mau ngasih sebuah tulisan yang berhubungan dengan klub idola saya, AC Milan. Dan karena euforia ulang tahun AC Milan masih panas-panasnya untuk Milanisti walaupun saya telat buat postingan baru, langsung saja nih saya perkenalkan Milanisti yang sangat saya kagumi. Tiziano Crudeli. Di Italia popularitasnya sampai menyaingi Brad Pitt.


Mana Brad Pitt, mana Tiziano Crudeli?