Sepak
Bola, sepanjang perjalanannya sejak mulai dimainkan pelajar-pelajar Inggris di
era 1800-an hingga ditimang-timang selebritis lapangan hijau yang
berlenggak-lenggok dengan sepatu mengkilap di era modern telah meninggalkan
banyak jejak langkah, entah jejak dalam hal remeh-temeh seperti evolusi rancangan
bentuk stadion hingga makna permainan ini sendiri bagi masing-masing orang yang
terlibat atau melibatkan diri didalamnya, katakanlah rivalitas antar pendukung
tim. Rivalitas, ya rivalitas, Anda-anda yang tak menyukai permainan ini,
mungkin akan geleng-geleng kepala melihat bagaimana sepak bola telah menjadi
bagian jiwa bagi orang-orang yang menggilainya hingga dapat menciptakan
perseteruan yang rasa-rasanya tak masuk di akal sehat. Bagaimana mungkin permainan
yang dimainkan dua puluh dua orang yang sibuk mengejar-ngejar sebuah bola sepak
di lapangan rumput dapat menciptakan dampak yang begitu destruktif? Sudah tak
terhitung berapa nyawa yang hilang akibat perseteruan-perseteruan antar
kelompok pendukung tim-tim permainan ini. Agak kurang kerjaan ya? Tergantung
dari sudut pandang mana anda melihatnya.
Sabtu, 20 April 2013
Sabtu, 02 Maret 2013
"Brian Kidd? Who?"
Senin, 21 Januari 2013
Ali Dia, Dikenal Bukan Karena Prestasi
Akhirnya setelah sekian lama sekarang saya bisa buat
postingan baru lagi. Dan ini postingan pertama saya di tahun 2013 serta di
bulan januari. Mohon maaf untuk keterlambatan postingan barunya. Kali ini saya
sedikit bercerita mengenai transfer pemain, mumpung lagi di bulan januari
klub-klub eropa lagi sibuk-sibuknya nambah amunisi pemain. Dan cerita kali ini
mengenai pemain yang menurut saya “tidak biasa” karena banyak skandal pada saat
pemain ini pindah ke klub barunya. Baiklah langsung saja saya persembahkan
postingan kali ini. Silahkan dibaca.
Mempunyai nama lengkap Ali Dia, lahir 20 agustus 1965 di
Dakar merupakan mantan pemain sepak bola professional Senegal yang penah
bermain di Liga Inggris bersama Southampton. Namun ada yang unik kenapa dia
bisa bermain di Southampton, dia membuat pengakuan palsu dengan
mengidentitaskan diri sebagai sepupu dari mantan legenda Liberia dan AC Milan
George Weah.
![]() |
| Ali Dia |
Selasa, 25 Desember 2012
Pemain Sepak Bola Itu "Bulat"
Pada kesempatan kali ini saya mau
buat postingan yang agak berbeda dari biasanya, yah minimal variasi yah
#abaikan tapi jangan diabaikan blognya [garing]
Kebetulan tadi baru baca-baca
berita di sebuah website terkemuka yang membahas sepak bola, tapi sebelumnya
saya juga sudah baca dari sumber lain. Yang isinya seperti ini, ada sebuah
pemain yang ingin pindah ke sebuah klub tapi untuk misi pribadi. Tapi nih ya
banyak yang mengkritik bahwa pemain ini gak loyal. Memang sih ada benarnya juga
kalo segelintir fan sebuah klub mengkritik seperti itu. Menurut saya memang
kebanyakan pemain bermain di sebuah klub untuk misi pribadi..terus kenapa
segelintir fan tadi mengeluarkan kritikan? Mungkin fan tadi tidak ingin pemain
tersebut mainnya asal-asalan tidak menyatu dengan rekan tim yang lain ataupun
individualisme karena ingin menonjolkan dirinya sendiri. Tapi kita juga tidak
harus menyalahkan pemainnya.. karena, pemain kan dikontrak dalam jangka waktu
tertentu dan bebas untuk melanjutkan kontraknya atau memilih tidak melanjutkan.
Kamis, 20 Desember 2012
Mencintai AC Milan Ala Tiziano Crudeli
Pada kesempatan ini saya mau
ngasih sebuah tulisan yang berhubungan dengan klub idola saya, AC Milan. Dan karena
euforia ulang tahun AC Milan masih panas-panasnya untuk Milanisti walaupun saya
telat buat postingan baru, langsung saja nih saya perkenalkan Milanisti yang sangat
saya kagumi. Tiziano Crudeli. Di Italia popularitasnya sampai menyaingi Brad Pitt.
![]() |
| Mana Brad Pitt, mana Tiziano Crudeli? |
Langganan:
Postingan (Atom)



